PPI TUNISIA

Tentang PPI Tunisia

PPI TUNISIA

Association des Edtudiants Indonesiens Tunisie

Indonesian Students Association in Tunisia

Persatuan Pelajar Indonesia di Tunisia

LOGO PPI TUNISIA

Makna Logo PPI Tunisia

  1. Latar belakang menara Masjid Zaitunah merupakan simbol pusat keilmuan di benua Afrika bagian utara.
  2. Latar belakang tulisan PPI TUNISIA merah putih merupakan warna bendera Republik Indonesia, merah yang berarti berani dan putih yang berarti suci.
  3. Lingkaran tambang merupakan simbol bahwasanya PPI tunisia bersifat persatuan dan persaudaraan dari setiap anggota yang tergabung agar bersinergi bersama mencapai satu tujuan.
  4. tulisan kepanjangan dari PPI TUNISA yang melingkar merupakan sebuah penegasan lambang PPI Tunisia.

PPI TUNISIA

Sejarah Singkat PPI Tunisia

Persatuan Pelajar Indonesia di Tunisia (PPI TUNISIA), merupakan suatu Organisasi Pelajar yang didirikan atas dasar kekeluargaan sebagai warga Indonesia. Organisasi ini bermula karena adnya Mahasiswa yang menempuh pendidikan di Tunisia. dan tercatat, adanya Mahasiswa Indonesia di Negara ini pada tahun 1989 yang berjumlah empat orang.

Dalam jumlah Mahasiswa yang sangat sedikit, tidak menghalangi sedikitpun untuk mendirikan Organisasi Persatuan Pelajar Indonesia di bumi Alkhadra ini. Pada akhirnya, tanggal 26 Februari 1994 yang bertepatan dengan 15 Ramadhan 1414 H, mahasiswa Indonesia di Tunisia berhasil mendeklarasikan organisasi PPI Tunisia. pada awal usia organisasi ini lahir, PPI Tunisia dipimpin oleh saudara Ali Murtadha Mahasuiswa asal solo Jawa Tengah.

Setelah berjalanya waktu, dan bertambah banyaknya mahasiswa Indonesia yang menempuh pendididkan di Tunisia, organisasi ini mampui meneruskan estafet kepengurusan setiap tahunya, untuk mewujudkan peran dan fungsi organisasi dan juga mampu menyusun Anggaran Dasar dan Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.

Dan akhirnya, PPI Tunisia yang kita lihat pada saat ini mampu mewadahi inovasi dan aspirasi mahasiswa Indonesia, Untuk mengembangkan potensi diri, serta memiliki peran sentral dalam peningkatan kualitas dan pembentuikan atmosfer pembelajaran leadership dan birokrasi yang positif.

PPI TUNISIA

BUTIR NILAI PERSATUAN

Spirit Keagamaan Yang Memancar
Maksud dan tujuan Tuhan terhadap agama yaitu untuk mengatur tatanan dunia dan memperbaiki keadaan alam semesta serta segala isinya. Agama mengandung nilai-nilai moral dan etika untuk manusia dalam menjalani kehidupan di dunia ini, sebagai individu maupun sebagai makhluk sosial yang bermasyarakat. Tuhan sebagai zat yang maha segalanya menitipkan semesta ini kepada manusia supaya dikelola oleh manusia dengan panduan yang tersurat dalam segala ajaran agama.

Nilai-nilai luhur tersebut yang terilhami pada sanubari manusia menjadi darah daging kehidupan dan termanifestasi dalam kehidupan tiap manusia beriman, mulai dari sikap hingga perilaku dalam bersosial di tengah masyarakat, juga menjadi ketakwaan dan kekhusyukan dalam hubungan antara manusia dengan Tuhannya. Spirit dan nilai-nilai agama yang utama adalah modal dalam menunjang kemajuan sebuah peradaban. Selanjutnya, kadar keimanan-implementasi setiap individu adalah syarat untuk membangun kemajuan.

Dengan demikian, pemahaman keagamaan yang sempurna dan pengamalan yang benar akan menjadi ruh dan pedoman setiap pelajar Indonesia di Tunisia dalam memajukan peradaban umat manusia yang damai, inklusif, adil, dan harmonis, yang mendorong kepada kemaslahatan.

Bakti Untuk Indonesia
Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan Tanah Air tempat kita mengabdi. Pancasila sebagai falsafah negara, Undang-Undang Dasar 1945 sebagai dasar hukum, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan merupakan pedoman hidup berbangsa dan bernegara. Sebagai warga negara Indonesia, cinta Tanah Air dan pengabdian merupakan perasaan dan jalan yang mesti ditempuh, yang ditandai dengan komitmen untuk senantiasa mengharumkan nama Indonesia. Rasa cinta tanah air menjadi sumber motivasi gotong royong sesama warga negara dalam membangun kehidupan umat manusia yang berkeadaban dan berkemajuan. Karakter keindonesiaan yang luas menghasilkan perasaan cinta yang tinggi dan dapat dibuktikan melalui penghormatan kepada bangsa lain, yang diisi dengan spirit nasionalisme universal yang berasal dari spirit kemanusiaan.Nilai yang terkandung dalam spirit ini selanjutnya mengilhami Pelajar Indonesia di Tunisia untuk berkontribusi pada tanah air, dan dengannya dapat menyuburkan tamansari peradaban dunia.

Kemahasiswaan Yang Sadar Menyadari
Ilmu pengetahuan adalah pelita dan cahaya kehidupan yang dapat menghantarkan setiap insan ke jalan kebahagiaan. Ilmu pengetahuan pun menjadi mata air yang memberikan kekuatan dalam bersikap dan berperilaku Ilmu pengetahuan dapat berharga penuh tatkala dipergunakan untuk mengabdi kepada praktek hidup dunia kemanusiaan. Karena sesungguhnya ilmu pengetahuan menjadi hidup ketika berdwitunggal dengan amal.

Kaum terpelajar merupakan benih harapan yang selalu melakukan dialektika intelektualitas kritis dengan semesta, berpikir ilmiah, dan menelurkan inovasi yang menjadi solusi, disertai ketulusan hati dengan senantiasa memposisikan diri sebagai pelajar dapat menghantarkan setiap insan kepada kebijaksanaan yang hakiki. Semangat ini tersalurkan pada berbagai dimensi intelektualitas aktif seluruh mahasiswa, berdiskusi tentang keilmuan, berkarya dalam tulisan, dan mengartikulasikan khazanah keilmuannya untuk kemanusiaan.

Pendidikan berkebudayaan yang tumbuh dalam jiwa pelajar Indonesia di Tunisia ini selanjutnya melakukan pencerahan ‘fajar nalar’ (cerdas budi, bening moral, dan jernih nurani) yang ditandai dengan kesalehan yang membawa manfaat untuk membangun peradaban yang berkeadaban dan berkemajuan.

Kekeluargaan Yang Membangun
Hidup bermasyarakat merupakan suatu keniscayaan bagi setiap manusia. Diciptakan sebagai makhluk interdependensi atau makhluk sosial, membuat setiap manusia saling bergantung dengan manusia lainnya. Realitas tersebut harus dipandang oleh setiap insan dengan semangat persaudaraan yang dibangun atas rasa kekeluargaan yang membangun. Kekeluargaan sesama anak bangsa di tanah rantau membentuk rasa sepenanggungan yang sangat dalam. Perasaan ini yang menjadi modal utama untuk saling menguatkan dalam kebaikan. Melalui kekeluargaan ini pun selanjutnya memancarkan nilai-nilai kasih sayang, kerjasama, saling menjaga, saling menghormati, saling membantu, dan juga suportif dalam menjunjung cita cita.Elemen ini menciptakan kebersamaan yang tumbuh dalam ruang lingkup diaspora Indonesia sebagai pendongkrak semangat pendidikan dan perjuangan, yang selanjutnya menjadi aset paling berharga kini dan nanti.

Demikian nilai kekeluargaan ini diartikan secara luas dan positif, sehingga tidak lagi berkutat pada hal-hal parsial yang stagnan dan tidak membawa dampak bagi kemajuan. Sebaliknya, pemaknaan nilai ini bekerja pada ruang-ruang universal-progresif untuk menunjang pelajar Indonesia di Tunisia dalam segala aspek kehidupannya. Lalu kemudian nilai kekeluargaan tersebut dapat memberikan kesadaran
akan perubahan cara pandang, cara komunikasi, dan peleraian masalah.

Kemaslahatan Bersama
Sebuah organisasi yang diisi oleh berbagai elemen sesungguhnya dapat menghasilkan kebijakan yang memberikan maslahat, baik kemaslahatan terhadap individu maupun kemaslahatan umum. Meskipun, kemaslahatan umum berdiri di atas kemaslahatan individu. Kebijakan yang disepakati oleh sebuah organisasi sesungguhnya dapat diputuskan dengan semangat persamaan derajat, sehingga menghasilkan kebijakan yang adil dan berpihak kepada kemaslahatan bersama. Kemaslahatan dapat bervariasi tergantung pada konteks, perspektif, dan nilai-nilai yang dianut sehingga menghasilkan interpretasi dan pemahaman berbeda.

Dengan demikian, kemaslahatan bersama itu bisa dicapai melaui musyawarah, cara berpikir yang tajam dan jernih, ketulusan hati, dan keputusan yang diambil secara bijaksana, sehingga menghasilkan sebaik-baiknya kebijakan yang membawa manfaat dan maslahat. Selanjutnya, PPI Tunisia sebagai Organisasi yang meliputi seluruh pelajar Indonesia di Tunisia selalu mengedepankan kepentingan dan kemaslahatan bersama, yang ditempuh dengan jalan musyawarah serta dialog, disertai dengan budi pekerti yang baik, yang selanjutnya diputuskan dengan penuh kebijaksanaan.

Visi Intelektualitas
Intelektualitas merupakan karakter utama yang melekat pada setiap mahasiswa. Karakter intelektualitas ini ditandai dengan cara berpikir rasional dan jernih berdasarkan ilmu pengetahuan.
Gerakan intelektualitas merupakan penyumbang terbesar penentu masa depan setiap mahasiswa yang dapat berpengaruh bagi kemajuan bangsa dan negaranya. Semangat yang menggelora dalam gerakan ini menjadi common project yang menghantarkan pada kebaikan dan manfaat umum.Dengan memiliki daya kritis, ilmiah dan nalar yang jernih, kaum terpelajar ini senantiasa berkutat dalam dialog interaktif yang dituangkan dalam tulisan yang membangun, dan dimanifestasikan dalam kehidupan pribadinya juga masyarakat tempat di mana ia berada.

Intelektualitas ini selanjutnya mengilhami visi kesetaraan, kesejahteraan, kemajuan, persatuan,pembentukan karakter, dan juga ketertiban umat manusia sebagai tujuan implementatif perjuangan pelajar Indonesia di Tunisia. Pada akhirnya, Intelektualitas menjadi dimensi perjuangan dan tujuan dari gerak organisasi mahasiswa. Di mana mengakrabkan kegiatan intelektual dan akademik berlangsung. Sehingga interaksi intelektualitas pelajar Indonesia di Tunisia ini membuahkan hasil untuk dirinya pribadi, dan menyinari kehidupan sosial manusia, juga menjadikan PPI Tunisia sebagai organisasi yang
berkomitmen terhadap intelektualitas dan akademis anggotanya.

Manifestasi Kebudayaan
Kebudayaan menjadi pembentuk karakter suatu organisasi. Kebudayaan merupakan ruh kehidupan yang tumbuh dan mengilhami cara berpikir, berinteraksi, dan berhubungan dengan lingkungan dan sesama manusia. Kebudayaan mencakup berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk norma, nilai, kepercayaan, bahasa, adat istiadat, seni, pakaian, makanan, dan sistem sosial. Dengan demikian, kebudayaan adalah hal mendasar yang penting dan perlahan menciptakan perubahan mengakar. Sebagai Organisasi Pelajar, Kebudayaan yang dibangun adalah kebudayaan yang bermuara pada pembentukan Identitas Pelajar. Budaya berpikir, berinteraksi, berdiskusi, bergerak, berkarya, berandil. Dengan tidak mendiskreditkan kebudayaan lain. Selanjutnya, kebudayaan pelajar inilah yang termanifestasi dalam tujuan dan diri pelajar Indonesia di Tunisia dan organisasinya.

Gotong Royong dalam Kolaborasi dan Inovasi
Setiap insan dititipkan keistimewaan yang berbeda satu sama lain. Tak ada insan yang persis sama. Sehingga menghasilkan cara pandang dan berpikir yang orisinil dan merupakan keniscayaan yang perlu dihargai dan diakomodir dalam visi gotong royong berinovasi. Keberagaman mengilhami kreativitas yang dapat direalisasikan dalam segala aspek. PPI Tunisia sebagai organisasi yang meliputi insan pemikir Indonesia selalu mewadahi kreativitas anggotanya dengan segala aspek pergerakannya yang bertujuan pada kemajuan.Segala kreativitas yang dimiliki masing-masing individu dielaborasikan dalam pergerakan PPI Tunisia dan menunjang prinsip gotong royong antar anggotanya, sehingga menciptakan organisasi yang
kreatif dan inovatif.

Kesehatan Dalam Pergerakan
Kesehatan jasmani dan rohani manusia merupakan modal utama dalam berpikir dan bertindak, baik untuk kemaslahatan individu maupun untuk kepentingan masyarakat. Modal ini, kemudian menjadi penting, karena tanpanya pergerakan strategis tidak dapat diwujudkan. Kesehatan juga menjadi visi bersama PPI Tunisia yang tak dapat terpisahkan dari aspek lainnya. Visi kesehatan dalam pergerakan dapat menumbuhkan kepedulian di antara anggotanya yang terintegrasi dalam semangat pergerakan PPI Tunisia. Kepedulian akan kesehatan pada berbagai dimensinya ini merupakan buah dari kekeluargaan yang terbangun dalam rumah besar PPI Tunisia. Dengan demikian, kesehatan akan menjadi modal utama yang apik dalam pergerakan menuju peradaban yang sehat, salih, dan berkeadaban.

Suportif Dalam Cita-cita Berkelanjutan
Cita-cita mencerminkan harapan dan tujuan dalam menciptakan masa depan baik bagi Individu dan masyarakat. Cita-cita menginspirasi pembentukan dasar untuk membangun identitas dan kehormatan sebagai individu dan masyarakat. PPI Tunisia sebagai penghimpun pelajar Indonesia di Tunisia memberikan dorongan untuk mengembangkan potensi individu dan masyarakat secara maksimal. Ia harus merangsang pendidikan, inovasi, dan pertumbuhan yang berkelanjutan, sehingga menciptakan lingkungan di mana setiap individu memiliki kesempatan untuk berkembang dan berkontribusi. Selanjutnya, muara dari visi dan cita-cita PPI Tunisia sebagai organisasi adalah menjadi komunitas masyarakat pencetak insan bermanfaat bagi umat manusia dengan segala kemampuan yang disalurkan dan ditempa oleh organisasi dalam bingkai cita-cita berkelanjutan.

Temukan Kami

08 Rue de La Ruche 1008, Bab Mnara, Tunis, Tunisie.



Facebook


Twitter


Youtube