PPI TUNISIA

Konteks Asbab Nuzul Sebagai Cerminan Kemanusiaan Universal dalam Al-Qur’an

Penulis: Nuril Najmi Kamilia Suganda (Mahasiswi S1 Universitas Zaitunah, Tunis)

Al-Qur’an merupakan pokok ajaran muamalah yang berkaitan “hubungan manusia dengan manusia.” Arti kemanusian sendiri ialah sikap yang harus dimiliki setiap umat manusia di dunia yang dapat melindungi dan memperlakukan manusia sesuai dengan hakikat manusia yang bersifat manusiawi.

Pada dasarnya, agama Islam mengajarkan perilaku saling menghormati maupun tata krama tanpa memandang agama, etnis atau status sosial kepada sesama manusia, bagaimana manusia memanusiakan manusia lainnya. misalnya, banyak ayat al-Qur’an turun yang memberikan pelajaran dan terdapat nilai-nilai kemanusiaannya, seperti pada surat al-Qashash ini.

وَٱبْتَغِ فِيمَآ ءَاتَىٰكَ ٱللَّهُ ٱلدَّارَ ٱلْءَاخِرَةَ ۖ وَلَا تَنسَ نَصِيبَكَ مِنَ ٱلدُّنْيَا ۖ وَأَحْسِن كَمَآ أَحْسَنَ ٱللَّهُ إِلَيْكَ ۖ وَلَا تَبْغِ ٱلْفَسَادَ فِى ٱلْأَرْضِ ۖ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُحِبُّ ٱلْمُفْسِدِينَ

Artinya: “dan carilah apa yang telah dianugrahkan Allah terhadapmu (kebahagiaan) negeri akhirat dan janganlah melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu. janganlah berbuat kerusakan di(muka) bumi. sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.” (QS. al-Qashash, 28:77)

Sudah jelas ayat diatas menjelaskan bahwa setiap manusia wajib berbuat baik kepada orang lain. Dan hubungan antar sesama umat Islam merupakan dasar dari nilai-nilai kemanusiaan Al-Quran. Oleh karena itu, umat Islam harus menjadikan al-Qur’an pegangan dan menggali makna yang lebih dari ayat-ayat tersebut dan memahami relevensinya dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam hal ini, agar bisa menggali arti ayat-ayat dalam al-Qur’an maka perlu memahami asbab nuzul untuk menafsirkan dan mengaplikasikan ayat-ayat al-Qur’an secara akurat.

Asbabun Nuzul, secara harfiah berarti “sebab turunnya”, adalah konsep dalam ilmu tafsir Al-Qur’an yang menjelaskan latar belakang dan sebab-sebab turunnya ayat-ayat Al-Qur’an. Aada dua konsep asbab nuzul yaitu asbab nuzul mikro (era klasik & pertengahan) dan asbab nuzul makro (era modern & kontemporer).

Asbab nuzul mikro ialah sesuatu yang menjadi sebab turunnya ayat al-Qur’an, baik berupa peristiwa, pertanyaan atau permasalahan tertentu yang terjadi di zaman nabi muhammad SAW.

Sedangkan asbab nuzul makro merupakan perkembangan dari asbab nuzul mikro yang berkembang di abad ke-8 H. Asbab nuzul makro dalam penafsiran yaitu melalui pendekatan yang mencoba mengaitkan konteks histori ayat dengan nilai-niai universal.

Dengan memadukan pendekatan asbab nuzul makro dan mikro dalam penafsiran membatu umat Islam untuk melihat bagaimana nilai-nilai kemanusiaan dalam al-Qur’an yang dapat diterapkan secara relevan dan aplikatif.

Hubungan asbab nuzul dengan kemanusia ialah menegaskan bahwa hampir Sebagian besar ayat Al-Qur’an turun untuk menjawab masalah yang dihadapi masyarakat. Sebagai bukti adanya dialektika dan interaksi antara teks al Quran dan realita sosial. Contohnya ayat tentang pengasuhan anak yatim (QS. Al-Baqarah: 220) yang turun untuk menegaskan pentingnya perlindungan terhadap kelompok rentan dalam masyarakat. Hal ini menunjukkan perhatian besar Islam terhadap keadilan sosial dan empati terhadap sesama manusia.

Maka dengan itu, Asbab nuzul bukan sekadar catatan historis, tetapi juga cerminan nilai-nilai kemanusiaan yang abadi dalam Al-Qur’an. Dengan memahami latar belakang turunnya ayat-ayat, umat Islam dapat lebih menghargai pesan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup yang relevan dalam setiap zaman. Konsep ini mengajarkan pentingnya memahami konteks dalam menafsirkan teks, serta menekankan nilai-nilai universal seperti keadilandan kemanusiaan yang menjadi inti dari ajaran Islam.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *