PPI TUNISIA

Peluncuran Logo Baru Milad PPI Tunisia: Mengungkap Makna Filosofinya

Penulis: Muhammad Dakhlan Gazali (Mahasiswa S1 Universitas az-Zaitunah, Tunis)

Editor: Nurul Najma Kamila Hasyim (Mahasiswi S1 Universitas az-Zaitunah, Tunis)

Mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di luar negeri seringkali bergabung dalam sebuah organisasi untuk belajar dan mengembangkan keterampilan, relasi, dan pengalaman di luar kegiatan akademik, Seperti organisasi PPI Tunisia.

PPI (Persatuan Pelajar Indonesia) di Tunisia ialah Organisasi yang didirikan pada 26 Februari 1994 oleh 4 mahasiswa Indonesia yang pertama kali datang ke Tunisia pada tahun 1989. Awalnya, organisasi ini hanya memiliki sedikit anggota namun seiring berjalannya waktu, banyak mahasiswa Indonesia berdatangan untuk belajar di Tunisia.

Saat ini, PPI Tunisia semakin berkembang dan terorganisir dengan baik, bahkan banyak kegiatan maupun acara yang diciptakan agar menunjang proses belajar akademik maupun non akademik untuk meningkatkan kualitas anggota PPI Tunisia itu sendiri.

Salah satu acara tersebut adalah Milad PPI Tunisia. Acara ini diikuti oleh mahasiswa Indonesia dan masyarakat lokal di Tunisia yang digelar setiap tahunnya untuk memperingati hari jadi organisasi bahkan sebagai momentum untuk memperkuat solidaritas antar sesama mahasiswa Indonesia di Tunisia dan sebagai ajang mempromosikan budaya Indonesia kepada masyarakat lokal Tunisia seperti kesenian dan lain sebagainya.

Ketua PPI Tunisia, Anwar Ibrahim Lc. Menyatakan “Milad ini adalah momentum yang sangat penting untuk mempererat solidaritas di kalangan mahasiswa serta merefleksikan perjalanan yang Panjang dari suatu organisasi terkhususnya PPI Tunisia. Kami ingin menunjukan kepada dunia bahwasanya kami sebagai pelajar Indonesia di luar negeri tidak hanya belajar namun juga menjadi agen perubahan di kancah lokal maupun internasional” Ungkapnya.

Pada tahun ini Persatuan Pelajar Indonesia di Tunisia kembali merayakan acara Milad PPI Tunisia ke– 31 dengan mengusung tema “Peran Generasi Muda dalam Membangun Perdamaian Dunia dan Kemajuan Indonesia: Interdisipliner dalam Nilai-Nilai Keagamaan dan Kemanusiaan”

Tema ini sangat sesuai dengan generasi muda saat ini, menggambarkan bagaimana cara generasi muda untuk berkontribusi dalam membangun perdamaian dunia serta mendorong kemajuan indonesia dengan mengedepankan nilai- nilai spiritual keagamaan dan sosial.

Acara ini juga disertai dengan peluncuran logo Milad terbaru yang sangat bagus dan keren. Logo baru ini menggabungkan elemen–elemen yang elegan dan minimalis namun tidak lepas dari tema yang diusung pada perayaan Milad kali ini.

Desainnya menggunakan warna merah sebagai warna tunggal, simbol dari keberanian dan tekad untuk terus berkembang dan maju serta melambangkan rasa cinta tanah air dalam menjunjung nilai-nilai nasionalisme di Tengah keberagaman budaya di luar negeri.

Jika diamati dengan seksama akan terlihat jelas beberapa komponen dari logo tersebut, seperti Garuda dengan sayap yang membentang, perisai serta menara Zaitunah. Masing–masing komponen tersebut memiliki makna filosofisnya tersendiri. Berikut makna filosofis komponen tersebut :

  1. Menara Zaitunah

Melambangkan simbol keteguhan dan pertumbuhan secara berkesinambungan dari generasi ke generasi. Hal ini menunjukan perjalanan yang begitu Panjang dan penuh tantangan sebagaimana menara Zaitunah yang berdiri kokoh selama berabad–abad dan tetap menjulang tinggi untuk mencapai aspirasi dan tujuan yang lebih besar di masa mendatang. Bintang yang berada diatas menara melambangkan cahaya tiada berujung yang selalu menginspirasi untuk terus menerus maju dan melampaui batas. Logo ini menyampaikan pesan tentang motivasi untuk terus berinovasi dan meraih cita-cita.

  1. Burung Garuda dengan sayap yang membentang

Menunjukan filosofi semangat kebersamaan dan persatuan dalam mewujudkan berbagai macam visi dan melambangkan identitas kebangsaan yang menjadi dasar dalam menentukan sebuah tindakan serta menunjukkan kesetiaan terhadap nilai–nilai yang dijunjung tinggi oleh bangsa Indonesia. Logo ini menyampaikan pesan tentang kolaborasi dan komitmen terhadap visi dan misi bersama, serta kesetiaan untuk menjaga integritas dan keberagaman yang menjadi kekuatan bangsa.

  1. Perisai

Memiliki filosofi kejayaan dan keseimbangan yang kuat dalam menjaga prinsip dasar namun tetap fleksibel terhadap perubahan zaman. Lambang ini juga menunjukan Komitmen dan pertahanan yang berkesinambungan dalam menghadapi tantangan global untuk meraih kesuksesan bersama. Adapun Pita bertuliskan ”PPI Tunisia” menunjukkan kebanggaan dan komitmen untuk mencapai kesuksesan Bersama.

Ketua Panitia Milad PPI Tunisia ke-31, Fairus Ramadhan menyatakan “peluncuran logo terbaru ini bukan sekedar simbol perayaan saja, namun sebagai bentuk refleksi dan komitmen kami terhadap nilai–nilai kebersamaan dan nasionalisme ” Ungkapnya.

Harapannya peluncuran logo ini bukan sebagai visual saja, namun sebagai pengingat kepada generasi muda untuk menjaga perdamaian dunia dan memajukan bangsa. Dengan semangat kebersamaan, keberanian dan komitmen terhadap nilai nilai luhur, mahasiswa Indonesia di Tunisia siap menghadapi dinamika zaman dan menciptakan masa depan yang lebih baik.

Logo ini juga diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi generasi muda untuk mengedepankan kolaborasi lintas budaya dan menjunjung tinggi perdamaian dunia, yang mana di era modern seperti sekarang dunia saling terhubung dan terkoneksi.

Mari jadikan momentum Milad ke– 31 PPI Tunisia ini sebagai momentum untuk memperkuat solidaritas antar sesama pelajar Indonesia di luar negeri dan sebagai wadah untuk berkonstribusi di kancah lokal maupun internasional.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *