Hancurkan Kepastian, Temukan Kebenaran
Oleh: Muhammad Aufa Syuja’ – Mahasiswa S1 Az-Zaitunah Kairouan, Tunisia BPC Kairouan – Pernahkah kita mempertanyakan sesuatu yang selama ini kita anggap benar? Bukan karena kita ingin membantahnya, melainkan karena kita ingin mengetahui apakah keyakinan itu memang memiliki dasar yang kuat. Pertanyaan seperti ini mungkin terlihat sederhana, tetapi dalam kehidupan sehari-hari, tidak semua orang bersedia
Hancurkan Kepastian, Temukan Kebenaran Read More »
Karena Aku Berpikir Maka Aku Ada, Karena Aku Ada Maka Aku Berpikir
Oleh: Ihza Habib Alfarizi – Mahasiswa S1 Universitas Az-Zaitunah Kairouan, Tunisia BPC Kairouan – Cogito, Ergo Sum, (dibaca Ko-gi-to Er-go Sum) dalam bahasa latin memiliki arti “Aku berpikir, karena itu aku ada” merupakan sebuah frasa yang cukup populer dikalangan filsuf modern. Sebuah frasa yang dikemukakan oleh Rene Descartes (1596-1650 M), pelopor aliran filsafat rasionalisme pada
Karena Aku Berpikir Maka Aku Ada, Karena Aku Ada Maka Aku Berpikir Read More »
Penerapan Nalar Politik dalam Discourse on the Method
Oleh: Alfian Danar Syaqofi – Mahasiswa S1 Az-Zaitunah Kairouan BPC Kairouan – Ketika menghadapi wilayah pengetahuan yang luas, umumnya, manusia akan bersikap apatis, karena dirasa tidak ada implikasi yang berarti jika mereka tidak terlalu mengerti. Dunia politik contohnya. Dilansir dari world value survey (WVS), 68,33% responden di Indonesia mengaku tidak tertarik atau hanya sedikit tertarik
Penerapan Nalar Politik dalam Discourse on the Method Read More »
Aku Berpikir, Maka Aku Ada— Tetapi Bagaimana Aku Tahu Bahwa Pikiranku Benar? Memahami René Descartes melalui Maqāl ‘an al-Manhaj
Oleh : Anisa Amanati Haryati – Mahasiswi S1 Universitas Kairouan BPC Kairouan – Maqāl ‘an al-Manhaj atau Discours on methode adalah salah satu karya fundamental René Descartes yang menguraikan pendekatan optimal bagi individu dalam memanfaatkan rasio untuk mencapai pengetahuan yang dapat diandalkan. Berdasarkan presentasi yang disampaikan dalam sesi Academic Mindset, saya menangkap bahwa isu sentral
Menemukan Kebenaran: Keraguan, Kepastian, dan Batas Rasionalitas dalam Pemikiran René Descartes
Oleh: Siti Luthfiyyah Marwaa – Mahasiswi S1 Universitas Az-Zaitunah Kairouan BPC Kairouan – Manusia tidak selalu menerima sesuatu karena telah membuktikan kebenarannya. Banyak keyakinan diterima karena diwariskan oleh keluarga, diajarkan oleh tradisi, disampaikan oleh otoritas, atau diyakini oleh mayoritas. Persoalannya, apakah sesuatu yang telah lama dipercaya otomatis menjadi benar? Dan jika tidak, bagaimana manusia dapat
“Pancasila Bukan Panacea”
Oleh : Tiara Shafira BPC Kairouan – Di sinilah gagasan “Pancasila bukan Panacea” menjadi menarik. “Panacea” sendiri berarti solusi yang dianggap ampuh untuk beragam problematika kehidupan. Dalam konteks ini, Pancasila seolah-olah diminta “turun tangan” mengobati segala penyakit. Setiap kali kita menghadapi krisis sosial atau politik, acuan penyelesaiannya adalah Pancasila. Dalam praktiknya, realisasi dari “turun tangan”
“Pancasila Bukan Panacea” Read More »





