PPI TUNISIA

Peringati HUT RI ke 81, KBRI Tunis dan PPI Tunisia Adakan Kegiatan Merdeka Summer Run dan Clean the City of Tunis

TUNIS, Tunisia — Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terasa di Tunisia. Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tunis membuka rangkaian peringatan kemerdekaan melalui kegiatan Merdeka Summer Run dan Clean The City of Tunis pada Sabtu (8/8), yang melibatkan ratusan warga negara Indonesia, termasuk mahasiswa yang tergabung dalam Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Tunisia.

Kegiatan olahraga dan aksi kebersihan lingkungan tersebut mengambil rute yang sarat akan makna sejarah. Kegiatan dimulai dari kawasan Patung Ibnu Khaldun di Jalan Habib Bourguiba, yang merupakan salah satu pusat Kota Tunis, hingga berakhir di Jalan Sukarno, kawasan Lac 1, Tunis.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Tunisia, Zuhairi Misrawi, turut memimpin langsung kegiatan Merdeka Summer Run dan aksi Clean The City of Tunis. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari peringatan HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi ruang untuk mempertemukan semangat kebangsaan dengan kepedulian terhadap kesehatan dan lingkungan.

Setelah kegiatan Merdeka Summer Run, KBRI Tunis melanjutkan rangkaian kegiatan dengan aksi Clean The City di kawasan pinggir pantai Lac 1, Tunis, Tunisia. Kawasan tersebut merupakan salah satu kawasan diplomatik dan strategis di Tunis, tempat berdirinya kantor KBRI Tunis dan Wisma Duta Besar Republik Indonesia untuk Tunisia.

Istimewanya, Jalan Sukarno juga berada di kawasan Lac 1, yang dikenal sebagai salah satu kawasan yang berkembang menjadi pusat bisnis dan diplomatik di Tunis. Pemilihan kawasan tersebut dalam aksi kebersihan sekaligus memberikan makna simbolik, karena nama Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, memiliki hubungan historis dengan perjuangan kemerdekaan Tunisia dan bangsa-bangsa Asia-Afrika.

Baca Juga:

Overthinking: Musuh Sunyi yang Menggerogoti Ketenangan Pikiran

Dalam kegiatan Clean The City, para peserta membersihkan kawasan pinggir pantai sepanjang kurang lebih 4 kilometer. Aksi tersebut dimulai dari kawasan Lac 1 dan berakhir di Wisma Duta Besar Republik Indonesia untuk Tunisia.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya KBRI Tunis dan PPI Tunisia untuk menanamkan sekaligus mendorong kepedulian mahasiswa Indonesia di Tunisia terhadap kebersihan lingkungan. Para mahasiswa diajak untuk tidak hanya menjadi warga pendatang yang tinggal dan belajar di Tunisia, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan tempat mereka hidup.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Tunisia, Zuhairi Misrawi, menekankan bahwa peringatan kemerdekaan tidak seharusnya berhenti pada seremoni, tetapi juga menjadi momentum untuk kembali memahami sejarah perjuangan bangsa sekaligus menerjemahkan semangat kemerdekaan ke dalam tindakan nyata.

Menurut Zuhairi, peringatan kemerdekaan menjadi kilas balik perjuangan para pahlawan Indonesia yang telah mengerahkan segenap jiwa dan raganya demi kemerdekaan Indonesia. Perjuangan tersebut merupakan nilai yang mahal dan tidak mudah ditemukan, sehingga sebagai bangsa Indonesia, kemerdekaan harus dirawat melalui berbagai kegiatan positif.

“Jangan sampai generasi muda sekarang kehilangan kesadaran sejarah. Kalian adalah penerus bangsa yang akan menjalankan roda estafet kepemimpinan selanjutnya. Maka, peringatan kemerdekaan ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa apa yang dilakukan oleh para pahlawan kita adalah suatu hal yang sangat berharga dan harus kita jaga dengan sebaik-baiknya,” tegas Zuhairi dalam kegiatan tersebut.

Ia juga menilai bahwa hubungan Indonesia dan Tunisia memiliki akar sejarah yang kuat. Semangat kemerdekaan Indonesia, menurutnya, turut memberikan inspirasi bagi perjuangan bangsa-bangsa lain untuk memperoleh kemerdekaan, termasuk Tunisia.

“Indonesia dan Tunisia mempunyai sejarah perjuangan yang sama-sama penting. Karena itu, generasi muda Indonesia di Tunisia perlu memahami bahwa mereka tidak hanya sedang belajar di luar negeri, tetapi juga berada di ruang yang memiliki sejarah hubungan kedua bangsa,” lanjutnya.

Selain pesan kebangsaan, kegiatan Merdeka Summer Run dan Clean The City juga membawa pesan mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan lingkungan. Aktivitas fisik dipilih sebagai bagian dari rangkaian peringatan kemerdekaan untuk mendorong generasi muda Indonesia membangun pola hidup sehat, sementara aksi kebersihan menjadi bentuk kepedulian sosial terhadap lingkungan sekitar.

Zuhairi menyampaikan bahwa generasi muda membutuhkan keseimbangan antara kesehatan intelektual dan kesehatan fisik. Menurutnya, mahasiswa sebagai kader bangsa harus memiliki tubuh yang sehat agar mampu menjalankan aktivitas akademik maupun memberikan kontribusi sosial secara optimal.

Di sisi lain, aksi membersihkan kawasan pesisir Lac 1 juga menjadi pesan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana yang memberikan dampak langsung. Membersihkan lingkungan tempat tinggal bukan sekadar persoalan kebersihan, tetapi juga bentuk tanggung jawab sosial sebagai bagian dari masyarakat.

Kehadiran mahasiswa Indonesia dalam kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa diaspora pelajar memiliki peran penting dalam memperkenalkan Indonesia di Tunisia. PPI Tunisia selama ini menjadi salah satu ruang berkumpul mahasiswa Indonesia sekaligus wadah untuk membangun solidaritas, kegiatan sosial, kebudayaan, dan hubungan antarmahasiswa Indonesia di Tunisia.

Bagi mahasiswa Indonesia di Tunisia, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk mempertemukan semangat nasionalisme dengan aktivitas positif di tengah kehidupan akademik. Kemerdekaan tidak hanya dimaknai melalui upacara dan simbol-simbol kebangsaan, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kesehatan, lingkungan, serta masyarakat tempat mereka tinggal.

Melalui Merdeka Summer Run dan Clean The City, KBRI Tunis dan PPI Tunisia ingin menegaskan bahwa semangat kemerdekaan dapat hadir dalam berbagai bentuk. Berlari untuk menjaga kesehatan, membersihkan lingkungan untuk menjaga bumi, serta mengenang sejarah untuk merawat identitas kebangsaan menjadi satu rangkaian pesan bahwa generasi muda Indonesia di luar negeri tetap memiliki tanggung jawab untuk membawa nilai-nilai Indonesia kemanapun mereka berada.

Bagi generasi muda Indonesia di Tunisia, semangat kemerdekaan tahun ini bukan sekadar tentang merayakan masa lalu, tetapi juga tentang menyiapkan masa depan. Dari jalan yang memiliki nama Soekarno, di kawasan diplomatik dan bisnis Lac 1, mereka membawa pesan sederhana: bahwa menjadi bagian dari Indonesia di luar negeri berarti ikut menjaga nama baik bangsa, merawat lingkungan, memperkuat persahabatan Indonesia-Tunisia, dan mengambil bagian dalam membangun masa depan Indonesia.

Mari terus pantau kegiatan mahasiswa Indonesia yang berada Tunisia, dengan mengikuti laman website kami dan Media sosial kita ya !

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *