PPI TUNISIA

Luncurkan Fatwa Terbaru, Dubes Zuhairi Mewajibkan Mahasiswa Untuk Menulis pada Acara Dialog Jurnalistik

Tunisia, 22 April 2024- Dialog jurnalistik yang disenggelarakan Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) di Tunisia pada 21 April 2024 berhasil menjadi angin segar bagi Mahasiswa Indonesia di Tunisia.

Dialog yang difasilitasi PPI Tunisia melibatkan Wakil Pimpinan Umum Harian Kompas, Paulus Tri Agung Kristanto dan Dubes Indonesia untuk Tunisia, Zuhairi Misrawi.

Dalam sambutannya, Dubes Zuhairi menyampaikan bahwa membaca adalah salah satu modal utama untuk Mahasiswa yang berkompeten.

“Baca! baca! baca! Selama menjadi mahasiswa di Kairo saya tidak pernah bosan untuk membaca bahkan sampai saya jadi dubes, baca apa saja, karena itulah yang menjadi modal utama saya,” kata Zuhairi Misrawi.

Dubes Indonesia untuk Tunisia juga menambahkan bahwa hanya membaca tidak cukup, tetapi sebagai Mahasiswa seharusnya menulis.

“Setelah membaca, cobalah kalian untuk menulis. Membaca diiringi dengan menulis merupakan salah satu cara merawat kewarasan dan kebijaksanaan. Saya sudah memulai menulis waktu saya duduk di bangku pesantren, oleh karena itu setelah lulus Al-Azhar tahun 99, tulisan saya langsung diterima untuk dimuat tanpa penolakan,” ujar Dubes Zuhairi.

“Selain Dubes, saya juga biasa disebut kyai oleh khalayak. Maka dari itu saya juga bisa mengeluarkan fatwa, mulai malam ini Mahasiswa Indonesia di Tunisia wajib hukumnya untuk menulis,” ujarnya.

Sambutan Zuhairi ini diakhiri dengan rasa penuh optimis darinya.

“Saya melihat bahwa para Mahasiswa Indonesia di Tunisia sekarang lebih baik dalam segala hal apapun dibandingkan dengan saya sewaktu di Kairo. Saya sangat yakin kalian akan lebih sukses dari kami, tetapi dengan satu syarat darinya yaitu tidak pernah berhenti untuk belajar,” pungkasnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *