PPI TUNISIA

Fatimah al-Fihri Sang Penopang Pendidikan di Ifriqiyyah

Fatimah al-Fihri Sang Penopang Pendidikan di Ifriqiyyah
Peradaban Islam melahirkan banyak tokoh – tokoh yang menginspirasi dunia. Mereka mendedikasikan hidupnya untuk kebaikan seluruh manusia tanpa memandang wilayah, membedakan ras, suku dan agama.Para tokoh Islam selalu menompang dan memberikan segala kemudahan untuk tumbuh kembangnya ilmu pengetahuan, sehingga masyarakat berlomba – lomba untuk mendapatkannya.

Pada saat itu, dunia barat masih tertatih-tatih dalam kegelapan, peradaban Islam bersinar dengan kemajuan ilmu pengetahuan, filsafat, dan teknologi . Salah satu muslimah yang hidup pada awal era islam, sekitar abad ke – 9. Ia dikenal karena kontribusi dan berdedikasi yang sangat tinggi dalam dunia pendidikan , terutama dalam pendirian Universitas pertama di dunia yaitu Universitas Al -Qarawiyyin di Fez ,Maroko . Visi dan warisan nya terus berdampak abadi pada pendidikan keilmuan islam. saat ini, menjadikan nya tokoh penting dalam sejarah. Ia adalah Fatimah al-Fihriya al-Qurashiyah . Siapakah Fatimah Al-Fihri ?

Fatimah al-Fihriya al-Qurashiyah atau yang dikenal dengan sebutan Fatimah al-Fihri . Beliau adalah seorang muslimah shalihah , dermawan , cerdas serta visioner dan menguasai ilmu fiqh dan hafal hadist Nabi Muhamad SAW. Dia lahir pada tahun 800 M di kota Kairouan Tunisia.

Fatimah al-Fihri hidup dalam keluarga yang sangat kaya dan juga keturunan bangsawan. Meskipun demikian, keluarga mereka memiliki kepedulian dan kepekaan pada sesama serta memiliki jiwa sosial yang tinggi. Bersama keluarga besar, Fatimah dan adik semata wayangnya Maryam, hijrah dari kota kelahirannya ke Fez saat ia masih kecil. Di masa raja idris ll , awal abad ke-9 , Fatimah beserta keluarganya hijrah dari kota Kairouan, Tunisia ke kota Fez, Maroko. Fez kala itu dikenal sebagai kota metropolitan, dengan penduduk muslim non-Arab. Kota yang sangat maju, aktivitas ekonomi saat itu berkembang sangat pesat. Di sana terjadi keterikatan antara kebudayaan metropolitan dan budaya tradisional. Dari sini, Kota Fez berkembang menjadi salah satu kota yang berpengaruh besar dan bisa diperhitungkan oleh zaman.

Semenjak hijrah , mereka sukses berdagang dan menjadi salah satu pembisnis tersohor pada zaman nya . Agama merupakan ruh utama bagi keluarga Al-fihri, meski terkenal begitu kaya raya mereka tidak antisosial. Justru mereka sering kali menggelar kegiatan amal. Fatimah tidak pernah belajar di luar rumah, keluarga tercintanya menjadi madrasah utama yang telah mencetak karakternya selama ini. Sumbangsih monumentalnya terhadap dunia Islam, yakni pendirian Masjid al-Qarawiyyin yang dinisbatkan dengan kota Kairouan. Bersama saudarinya Maryam, Fatimah memiliki semangat, keinginan, dan misi yang sama. Mereka menginginkan agar harta warisan orang tuanya bisa bermanfaat dan pahalanya tetap mengalir. Fatimah berkarya melalui Masjid al-Qarawiyyin, sedangkan Maryam membangun Masjid al-Andalus. Kelak, kedua lokasi tersebut mempunyai posisi dan peran penting dalam penyebaran Islam di Maroko dan Eropa saat itu.

Pembangunan al-Qarawiyyin selesai pada awal Ramadhan 245 H atau bertepatan dengan 30 Juni 859 M. Fatimah mengawasi langsung proses pembangunan masjid, mulai dari pemilihan lokasi hingga arsitekturnyaTerkait lokasi masjid, Fatimah menyadari sepenuhnya arti kota Fez, Maroko. Letaknya yang sangat strategis memungkinkan para sarjana dan cendekiawan Muslim datang ke masjid tersebut. Fez merupakan kota berpengaruh sepanjang abad dan berposisi sebagai pusat agama dan budaya.

Di tangan Fatimah, proses pembangunan masjid yang berdiri pada masa pemerintahan Dinasti Idrisiyah tersebut penuh dengan kisah-kisah spiritual. Konon, Fatimah berpuasa selama pembangunan berlangsung dan seluruh biayanya berasal dari kantong pribadinya. Bahkan, ia tak ingin menggunakan material yang diambil dari orang lain. Pasir dan air sebagai material pokok diperoleh di lokasi tempat masjid berdiri tegak. Fatimah memerintahkan para pekerja agar menggali sedalam-dalamnya untuk mendapatkan pasir sehingga tidak mengambil hak orang lain.

Sejak itulah, al-Qarawiyyin mengundang ketertarikan para sarjana dan cendekiawan muslim. Kajian ilmu sering berlangsung di sana. Penuntut ilmu pun berdatangan dari penjuru Maroko, negara-negara Arab, bahkan penjuru dunia. Dalam waktu yang singkat, Fez mampu bersanding sejajar dengan pusat ilmu pada masa itu, yaitu Kordoba dan Baghdad. Peradaban Fez saat ini masih sangat terjaga dan berkembang, dengan keseimbangan yang kuat antara tradisi dan modernitas. Sebagai salah satu kota tertua dan paling bersejarah di Maroko, Fez terus memainkan peran penting dalam kehidupan budaya, pendidikan, dan spiritual di negara tersebut.

  1. Warisan Sejarah dan Budaya
    Fez dikenal sebagai “Ibukota Budaya” Maroko, dengan Medina Fez yang terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Kota ini memiliki banyak situs bersejarah, seperti Universitas al-Qarawiyyin, yang dianggap sebagai universitas tertua di dunia, serta banyak masjid, madrasah, dan pasar tradisional (souks) yang masih aktif hingga kini. Arsitektur kota, dengan bangunan-bangunan bersejarah, jalan-jalan sempit, dan pasar yang ramai, memberikan gambaran yang jelas tentang bagaimana kehidupan di Fez berlangsung selama berabad-abad.
  1. Pusat Pendidikan dan Keagamaan
    Fez merupakan pusat intelektual dan agama di Maroko. Selain al-Qarawiyyin, yang terkenal di seluruh dunia, banyak madrasah dan pusat studi keislaman yang masih aktif di sini. Kota ini juga menjadi tempat tinggal bagi banyak ulama dan intelektual, menjadikannya pusat penting dalam pengajaran agama dan filsafat Islam.
  1. Industri dan Kerajinan Tradisional
    Salah satu daya tarik utama Fez adalah kerajinan tangan tradisional, seperti keramik, karpet, dan pembuatan kulit (terutama dari tanneries yang sudah ada sejak abad pertengahan). Kerajinan ini tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang, dengan pasar-pasar lokal yang terus melayani kebutuhan wisatawan dan eksportir.
  1. Kehidupan Modern dan Infrastruktur
    Meskipun kota ini kaya akan tradisi, Fez juga mengalami perkembangan dalam sektor infrastruktur dan ekonomi. Pembangunan kawasan modern di luar kota tua telah memperkenalkan kemajuan teknologi dan fasilitas modern. Namun, kota ini tetap mempertahankan esensi budaya dan sejarah yang mendalam.
  1. Pariwisata dan Ekonomi
    Fez adalah tujuan wisata utama di Maroko, dengan banyak turis yang datang untuk menjelajahi kota tua, mengunjungi tempat-tempat bersejarah, serta merasakan suasana kehidupan tradisional Maroko. Pariwisata adalah salah satu pilar ekonomi utama kota ini, bersama dengan perdagangan kerajinan dan industri tekstil.
  1. Tantangan dan Perubahan Sosial
    Seperti banyak kota bersejarah lainnya, Fez menghadapi tantangan dalam menjaga keseimbangan antara melestarikan warisan budaya dan memenuhi tuntutan dunia modern. Isu-isu terkait dengan urbanisasi, perubahan sosial, dan tantangan ekonomi terus mempengaruhi masyarakat Fez.

Secara keseluruhan, peradaban Fez saat ini tetap menunjukkan dinamika yang menggabungkan penghargaan terhadap sejarah dan tradisi dengan kebutuhan akan modernisasi. Kota ini tetap menjadi simbol kebanggaan budaya bagi Maroko dan menjadi titik fokus bagi pelestarian dan perkembangan ilmu pengetahuan, seni, dan budaya Islam.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *