
Penulis: Arifatun Nasichah (Mahasiswi S1 Jurusan Al-Quran dan Hadits, Fakultas Ushuludin, Universitas az-Zaitunah, Tunisia)
Awal tahun 2025 ditandai dengan kecakapan organisasi PPI Tunisia dalam menyelenggarakan harlahnya yang ke-31. Acara ini menunjang pengembangan potensi mahasiswa Indonesia di Tunisia. Melalui agenda-agenda yang komprehensif, Milad PPI Tunisia ke-31 bertujuan untuk membangun anak bangsa yang akan menjadi penggerak utama dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Dengan pencapaian besar ini, acara ini menuai banyak harapan dari sejumlah tokoh, salah satunya Rektor Zaitunah, Syekh Prof. Dr. Abdullatif Bouazizi.
Dalam pertemuan bersama Rektor, beliau mengucapkan selamat atas terselenggaranya hari jadi PPI Tunisa ke-31, “Saya mewakili segenap jajaran Direktorat Universitas ini mengucapkan selamat atas terselenggaranya acara milad ini,” ungkapnya.
la juga mengungkapkan bahwa Universitas ini siap sedia bagi seluruh mahasiswa Indonesia yang membutuhkan aspirasi serta memiliki kendala, “Kami terbuka untuk seluruh mahasiswa Indonesia yang memerlukan bantuan dalam mengadakan kegiatan-kegiatan kemahasiswaan.”
Tak lupa, ia menyampaikan harapannya agar acara ini dapat berperan sebagai katalisator dalam membangun kemajuan dan kesejahteraan Indonesia melalui pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas, “dengan terwujudnya acara ini, saya harap negara Indonesia akan diisi dengan cendekiawan muda bangsa yang mampu membawa Indonesia ke kancah dunia,” ungkapnya dalam wawancara.
Sementara itu, harapan juga datang dari Duta Besar Indonesia untuk Tunisia, Bapak Zuhairi Misrawi. Ia mengucapkan selamat untuk PPI Tunisia, serta memberikan apresiasi atas terwujudnya acara ini, “Selamat ulang tahun untuk PPI Tunisia yang ke-31. Kami dari Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Tunisia memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada kepanitiaan Milad PPI ke-31 atas pencapaian ini. Kami tentunya akan mendukung penuh untuk kesuksesan acara yang meriah ini,” bebernya.
Dengan optimisme, Dubes Indonesia untuk Tunisia melepaskan harapan besar agar acara tersebut menjadi titik balik keberhasilan, “Semoga acara ini berjalan mulus dan mencapai tujuan yang diinginkan,” ujar Dubes.
Ucapan serupa juga disampaikan oleh Pengasuh Umum PP Bina Insan Mulia, K.H. Imam Jazuli, Lc., M.A., “Kami sangat antusias untuk mendukung acara PPI Tunisia ini. Saya percaya acara ini akan menjadi momentum kebangkitan bagi komunitas kita. Semoga acara ini menjadi contoh yang baik bagi acara-acara mendatang,” katanya.
Pengasuh Umum PP Bina Insan Mulia yang akrab dipanggil Kyai Imam ini juga menekankan pentingnya peran PPI Tunisia sebagai sarana efektif dalam pengembangan mahasiswa, “PPI Tunisia harus menjadi wadah pertama bagi mahasiswa untuk berkembang, berbagi keluh kesah, dan menyelesaikan permasalahan di kehidupan akademik dan sosial,” kata Kyai Imam.
Lebih lanjut, Kyai Imam menyoroti pentingnya PPI Tunisia untuk mengikuti perkembangan zaman, “Di era digital dan teknologi yang merajalela, PPI Tunisia harus peka terhadap tantangan zaman. Mereka harus berpikiran terbuka dan progresif.”
Kyai Imam juga menekankan pentingnya inovasi tinggi sebagai kunci mencapai kesuksesan, ”Dengan terwujudnya Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di Tunisia menjadi peluang untuk berdikari dan berkolaborasi sehingga mampu menjalin kerjasama dengan berbagai pihak.”
Harapan selanjutnya dari anggota DPR RI FPKB 2024-2029, Dr. Hj. Ida Fauziyah., M.Si. ia mengucapkan salam dan berharap agar acara Wonderfest PPI Tunisia ke-31 berhasil dengan baik serta memberi dampak pada progres dan kesejahteraan inklusif bagi masyarakat kelak, “Saya mengucapkan salam kepada generasi diaspora Indonesia yang tinggal di Tunisia, semoga acara Milad PPI Tunisia yang ke-31 ini berjalan dengan lancar dan sukses serta sesuai dengan harapan,” ungkap Bu Ida dengan bangga.
Dan saya berpesan, lanjutnya, kepada teman-teman mahasiswa agar kembali ke Indonesia dengan membawa segenap harapan dan prestasi untuk bangsa, salah satunya dengan agenda ini, demi membangun Indonesia supaya lebih maju dan berkualitas.