
Penulis: Ihda Naja (Mahasiswi S1 Universitas Manouba)
Tunisia, 16 Februari 2025 – Dalam semarak perayaan Milad, Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di Tunisia merayakan hari jadi dengan penuh semangat dan harapan besar. Fairus Ramadhan, selaku ketua acara perayaan Milad, menyampaikan refleksi mendalam dan harapan besar bagi masa depan organisasi. Perayaan ini bukan sekadar seremoni, Milad menjadi titik balik bagi perjalanan PPI Tunisia dalam membangun sinergi, memperkuat eksistensi, dan menorehkan jejak yang bermakna, juga sebagai momentum evaluasi dan inovasi untuk membawa PPI Tunisia menuju arah yang lebih baik. Dengan demikian, para anggota kepanitiaan mempersiapkan acara ini semaksimal mungkin, bahkan dipersiapkan sejak dua bulan sebelum hari perayaan tiba.
Refleksi: Belajar dari Waktu, Bertumbuh dengan Evaluasi
Dalam refleksinya, Fairus Ramadhan menyoroti beberapa aspek yang menjadi bahan evaluasi bagi keberlangsungan organisasi. Ditinjau dari jejak langkah dan sepak terjang setahun ke belakang, dapat dilihat beberapa kekurangan yang ingin diperbaiki di tahun ini dan terdapat keunggulan yang bisa diperkuat. Setahun terakhir, PPI Tunisia telah menghadapi berbagai tantangan dan keberhasilan yang menjadi pembelajaran berharga. Beberapa aspek yang perlu diperbaiki di tahun ini, antara lain, sistem koordinasi kepanitiaan yang lebih efisien, komunikasi yang lebih intens dengan para anggota, serta peningkatan sinergi antar mahasiswa Indonesia di Tunisia.
Fairus dan tim berkomitmen untuk meningkatkan kemitraan akademik, dengan dikirimkannya perwakilan delegasi pada beberapa universitas, demi membangun komunikasi yang lebih erat untuk memberikan kemudahan bagi para mahasiswa Indonesia. Mereka juga membuka ruang kerja sama yang lebih luas, terutama dengan pihak-pihak di Indonesia guna memperkuat relasi dan kontribusi. Pada titik yang diinginkan, agar dapat mengukuhkan branding PPI Tunisia dan berpengaruh di kancah internasional.
Inovasi: Menciptakan Kesan yang Khas
Tahun ini, Milad PPI Tunisia dikemas dengan pendekatan yang lebih segar dan penuh kejutan. Pada kepanitiaan kali ini, mereka mengusung konsep yang menghidupkan semangat kebersamaan. Rangkaian acara yang dinamis dan inklusif memastikan setiap elemen merasakan pengalaman yang berkesan.
Salah satu inovasi baru adalah dihadirkannya pagelaran budaya yang menjadi terobosan sekaligus ajang promosi budaya Indonesia di Tunisia. Acara ini menampilkan berbagai pertunjukan seni khas Nusantara, seperti tarian tradisional, musik khas daerah, serta pertunjukan busana. Dengan adanya acara budaya ini, diharapkan masyarakat Tunisia dapat lebih mengenal kekayaan budaya Indonesia.
Para tamu undangan yang hadir pun bukan hanya dari kalangan mahasiswa Indonesia, tetapi juga melibatkan akademisi Tunisia, seperti Rektor, Dekan, serta mahasiswa Tunisia dari beberapa universitas, di antaranya Universitas az-Zaituna, Manouba, Kairouan, dan Universitas 9 Avril. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan yang besar terhadap keberadaan PPI Tunisia dan mempererat hubungan antara mahasiswa Indonesia dan Tunisia. Tentunya, keberlanjutan acara dipastikan, sehingga semua panitia dan peserta menikmati tanpa beban finansial.
Langkah Maju: Evaluasi dan Terobosan untuk Milad Berikutnya
Sebagai bagian dari rencana panjang diadakannya Milad, Fairus Ramadhan menegaskan pentingnya memperkuat strategi untuk perayaan Milad berikutnya dengan memulai kerja sama media dan sponsorship lebih awal, sekitar tiga atau empat bulan sebelum perayaan, sehingga acara dapat berjalan lebih matang dan optimal. Selain itu, Fairus Ramadhan juga mendorong kreativitas dan inisiatif para anggota PPI Tunisia. Ia menekankan pentingnya membangun keberanian untuk lebih ekspresif dan lebih sigap dalam bertindak. Menurutnya, perayaan Milad bukan hanya sekadar ajang selebrasi dan pemeran budaya, tetapi juga mengasah kepemimpinan, memperkuat solidaritas, serta menciptakan inovasi.
Menutup wawancara, Fairus Ramadhan menitipkan pesan bagi panitia Milad pada tahun-tahun berikutnya. Bahwa estafet kepemimpinan harus lebih berani, jangan ragu dan minder, karena Milad saat ini adalah pintu gerbang bagi kejayaan PPI Tunisia ke depan. Terus berinovasi, menggali ide-ide segar yang dapat memberikan dampak nyata bagi organisasi. Berani mencoba hal baru, karena keberanian menciptakan perbedaan dan menghadirkan kesan.
“Output bukan hanya sekadar materi atau ilmu, tetapi juga pengalaman dan gagasan yang mampu memperkuat eksistensi kita,” ungkapnya.
Dengan optimisme dan komitmen yang kuat, perayaan Milad PPI Tunisia bukan hanya menjadi momen perayaan biasa, tetapi juga ajang refleksi, inovasi, dan sebuah langkah maju. Dengan semangat dan tekad yang kokoh, diharapkan PPI Tunisia terus berkembang menjadi organisasi yang mampu memberikan kontribusi positif, baik bagi anggotanya maupun bagi masyarakat luas.