
Penulis: Muhammad Dakhlan Gazali (Mahasiswa S1 Universitas Az-Zaitunah, Tunis)
PPI Tunisia – Dalam suasana khidmat yang penuh makna, Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Tunisia resmi melantik kepengurusan baru masa bakti 2025-2026 dengan mengusung tema “Bergerak Bersama, Tumbuh Bersama.” Acara bersejarah ini digelar pada Rabu (1/10/2025) di Dar Tsaqafah Ibn Rasyiq, Tunis, menandai babak baru kepemimpinan organisasi mahasiswa Indonesia di negeri Maghribi.
Pelantikan yang berlangsung dengan protokol penuh kehormatan ini dihadiri oleh Warga PPI Tunisia, Staf KBRI dan tokoh – tokoh Tunisia lainnya, dibuka dengan pengibaran semangat nasionalisme melalui penyanyian lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan penghormatan terhadap tuan rumah melalui lagu kebangsaan Tunisia, dan ditutup dengan kumandang Hymne PPI Tunisia yang menggema memenuhi ruangan. Momen tersebut seakan menegaskan identitas para pelajar Indonesia yang tak lekang oleh jarak, tetap membawa misi besar untuk bangsa.
Acara inti dimulai dengan pelantikan serta pembacaan sumpah jabatan pengurus PPI Tunisia masa bakti 2025-2026. Dalam momen yang penuh makna tersebut, seluruh pengurus secara resmi mengucapkan sumpah untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Tak hanya pengurus inti, Badan Kehormatan Mahasiswa (BKM) PPI Tunisia juga turut dilantik dan mengucapkan sumpah, memperkuat fondasi organisasi dengan sistem pengawasan yang kredibel dan berintegritas.
Ketua PPI Tunisia yang baru dilantik, Syarifuddin Lc, dalam sambutannya menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar formalitas belaka. “Pelantikan ini bukan sekadar formalitas, melainkan peneguhan amanah dan tanggung jawab untuk memimpin serta melayani anggota dengan memberikan manfaat nyata bagi PPI Tunisia,” ujarnya dengan tegas.
Syarifuddin juga mengutip pemikiran Ibn Khaldun tentang fondasi peradaban. “Seperti yang ditegaskan Ibn Khaldun, fondasi utama peradaban adalah ashabiyah—solidaritas dan kebersamaan. Kita tidak akan maju dan kuat tanpa persatuan dan saling mendukung. Karena itu, mari jadikan PPI Tunisia sebagai rumah bersama; tempat kita tumbuh, belajar, berkarya, dan bersinergi demi Indonesia, ” tegasnya, menyerukan persatuan di antara seluruh anggota.
Sambutan yang paling dinanti datang dari Duta Besar Indonesia untuk Tunisia, Zuhairi Misrawi, yang memberikan perspektif mendalam tentang peran strategis mahasiswa dalam sejarah bangsa. Dubes mengingatkan bahwa sejarah Indonesia dibangun oleh kaum muda terpelajar yang belajar di berbagai belahan dunia.
“Sejarah bangsa kita dibangun oleh kaum muda terpelajar, baik yang belajar di dalam negeri maupun luar negeri. Para pendiri bangsa seperti Bung Hatta, Bung Karno, dan Sutan Sjahrir adalah bukti nyata bahwa kepemimpinan lahir dari kombinasi intelektualisme dan aktivisme,” ujar Dubes dengan penuh semangat.
Ia menekankan bahwa mahasiswa hari ini harus berpikir jauh ke depan, menyiapkan gagasan besar, dan menguasai berbagai bahasa untuk menjadi cendekiawan yang mampu menyediakan solusi bagi bangsa. “Pemimpin sejati bukan hanya bisa mengkritik, tetapi juga menyediakan jawaban. Kunci kebahagiaan dunia dan akhirat adalah ilmu. Oleh karena itu, mahasiswa harus rajin membaca, berdiskusi, dan berinteraksi dengan buku, bukan hanya mengandalkan teknologi seperti AI,” tambah Dubes, memberikan pesan kuat tentang pentingnya literasi di era digital.
Selain aspek intelektual, Dubes juga menekankan pentingnya kepedulian sosial sebagai ciri kepemimpinan sejati. “Mahasiswa harus peduli pada sesama. Kepedulian terhadap teman, terhadap komunitas, adalah ciri khas pemimpin yang sejati. Belajar organisasi, belajar peduli, dan belajar memimpin merupakan latihan penting untuk masa depan bangsa,” katanya, menginspirasi para hadirin.
Acara ini juga menuai banyak ucapan selamat melalui video yang ditayangkan, antara lain ucapan selamat dari Koordinator PPI Dunia Kawasan Timur Tengah dan Afrika (Timtengka), Ketua Umum PPI Suriah, Presiden PPMI Mesir, Ketua Umum KKMI Libya, serta ucapan selamat dari Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa.
Acara pelantikan ditutup dengan tayangan video ucapan selamat dari berbagai PPI negara lain dan tokoh-tokoh inspiratif, memperkuat jaringan solidaritas pelajar Indonesia di seluruh dunia. Kehadiran virtual dari berbagai belahan dunia menunjukkan bahwa perjuangan mahasiswa Indonesia untuk bangsa tidak mengenal batas geografis.
Dengan tema “Bergerak Bersama, Tumbuh Bersama”, kepengurusan PPI Tunisia 2025-2026 siap membawa organisasi ini menuju pencapaian yang lebih gemilang. Pelantikan ini bukan hanya menjadi momentum seremonial, tetapi juga titik awal dari perjuangan kolektif untuk mengharumkan nama Indonesia di negeri orang, sekaligus mempersiapkan diri sebagai pemimpin masa depan yang siap membangun Indonesia yang lebih baik.
Semangat baru telah dinyalakan, harapan besar telah ditanamkan. Saatnya bagi PPI Tunisia untuk membuktikan bahwa dari tanah Afrika Utara ini, akan lahir generasi emas Indonesia yang siap berkontribusi untuk kejayaan bangsa.