
Penulis : Rival Haikal
Maulid Nabi Muhammad SAW adalah peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW, yang diperingati setiap tanggal 12 Rabiul Awal dalam kalender Hijriyah. Perayaan ini memiliki makna mendalam bagi umat Islam di seluruh dunia, karena merupakan momen untuk mengenang dan meneladani ajaran serta kehidupan Rasulullah.
Oleh karena itu, BPC Kairouan menyelenggarakan kegiatan Maulid Nabi yang bertemakan “Kairouan Fun Fact”. Dimana kegiatan ini bertujuan untuk memeriahkan rangkaian kegiatan Maulid Nabi di Kairouan, Tunisia. Kegiatan yang diawali dengan penyambutan tamu dari Tunis, kemudian dilanjutkan dengan bincang mahasiswa, acara ini berjalan dengan khidmat.
Keesokan harinya panitia Maulid Nabi di Kairouan, mengajak para tamu untuk mengunjungi tempat-tempat bersejarah yang ada di Kairouan. Mulai dari mengunjungi makam Abu Zam’ah Al-Balawi, seorang tukang cukur dan salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW, serta mengunjungi Masjid Uqbah Ibn Nafi’ sekaligus melaksanakan shalat ashar berjamaah. Setelah itu, panitia mengajak para tamu untuk kembali ke rumah sekretariat untuk mengadakan open house atau ramah tamah bersama keluarga besar BPC Kairouan.
Panitia mengajak seluruh tamu dan keluarga besar BPC Kairouan, untuk menghadiri dan menonton langsung acara Maulid Nabi yang dilaksanakan di pelataran dekat Masjid Uqbah ibn Nafi’. Perayaan Maulid Nabi ini sangatlah meriah kerena bukan hanya penampilan-penampilannya saja yang sangat menarik tapi lebih dari itu, adanya pertunjukan beragam tradisi lokal dan kental dengan nuansa keagamaan serta kebudayaan Tunisia ini, menjadi nilai tambah yang indah dan berkesan.
Bahkan lebih dari itu, kegiatan Maulid Nabi ini sangat menarik banyak jutaan pasang mata dan antusiasme dari masyarakat sehingga banyak yang berdatangan dari berbagai daerah di Tunisia bahkan dari mancanegara. Maka tidak heran kalau Kairouan dijuluki sebagai ‘Ashimah Maulid Nabawi atau Ibu Kota Maulid Nabawi. Maka tidak mengherankan kalau kota ini selalu dipenuhi banyak orang yang datang dari beragam kota bahkan mancanegara di setiap tahunnya. Oleh karena itu, pihak pemerintah Tunisia menjadikan Kairouan sebagai pusat perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Makna Maulid Nabi sendiri juga bukan hanya sekedar peringatatan, tetapi lebih dari itu harus dijadikan momentum untuk memperdalam pemahaman kita tentang keteladanan dari sosok Nabi Muhammad SAW. Dan harus bisa meneladani akhlak Rasulullah yang penuh dengan kasih sayang, keadilan, kesabaran dan kebijaksanaan. Salah satu pengajaran yang paling terpenting juga adalah urgensi menjaga persatuan umat di tengah perbedaan atau pandangan budaya. Nabi Muhammad selalu mengajarkan pentingnya kerukunan dan menghormati antar sesama.
“Alhamdulilah saya sangat bersyukur sekali, acara kegiatan Maulid Nabi ini berjalan dengan lancar serta penuh dengan riang gembira. Semoga kita semua bisa mengambil intisari dari esensi perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW ini yang bukan hanya sebagai tradisi saja, tetapi harus bisa menjadi pengingat akan pentingnya meneladani Rasalullah dalam kehidupan sehari-hari. Semoga melalui kegiatan ini kita bisa memperkuat keimanan, memperdalam pemahaman agama dan bisa menambah rasa cinta kita kepada Nabi Muhammad SAW. Serta saya juga ingin mengucapkan terima kasih banyak kepada seluruh tamu dari Tunis yang sudah menyempatkan hadir di acara ini, dan kepada segenap keluarga besar BPC Kairouan yang telah membantu mensukseskan acara kegiatan Maulid Nabi dari awal sampai akhir”. Ujar Wahyu Supriadi, selaku ketua pelakasana peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.