PPI TUNISIA

Opini

Kesehatan Mental dan Pentingnya Healing: Menjawab Kecemasan di Era Digital

Penulis: Siti Ruqoyyah (Mahasiswi S1 Jurusan Hadharah Islamiyah, Fakultas Hadharah Islamiyah, Universitas az-Zaitunah) Istilah anxiety atau kecemasan semakin populer, terutama di kalangan remaja dan dewasa, seiring dengan maraknya penggunaan media sosial. Istilah ini sering digunakan untuk menggambarkan perasaan tidak nyaman, kekhawatiran berlebihan, atau bahkan kepanikan yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Kecemasan tidak hanya dirasakan oleh […]

Kesehatan Mental dan Pentingnya Healing: Menjawab Kecemasan di Era Digital Read More »

Relevansi Pendekatan Polymath dalam Konteks Pendidikan Tinggi Mahasiswa Tunisia: Antara Cinta Belajar dan Integrasi Ilmu

Oleh : Muhammad Fahad Azizi Di tengah perubahan zaman yang serba cepat dan kompleks, dunia pendidikan dituntut untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul dalam satu bidang keilmuan, melainkan juga mampu beradaptasi dengan berbagai tantangan multidisipliner. Hal ini semakin nyata terlihat di Tunisia, di mana dinamika pendidikan tinggi menunjukkan gejala menarik yang patut dicermati. Secara

Relevansi Pendekatan Polymath dalam Konteks Pendidikan Tinggi Mahasiswa Tunisia: Antara Cinta Belajar dan Integrasi Ilmu Read More »

Hakikat Manusia dan Potensi Pengembangan Eksistensinya

Manusia dilahirkan dengan berbagai potensi yang senatiasa selalu berupaya untuk mengembangkan potensi yang dimiliki. Salah satu cara utama mengembangkan potensi tersebut adalah melalui pendidikan dan pencarian ilmu pengetahuan. Karena pendidikan merupakan hal yang penting dalam kehidupan manusia, agar manusia meningkatkan kualitas dan kemampuan diri serta mengangkat eksistensinya. Karena pendidikan diselengarakan dalam rangka mengembangkan seluruh potensi

Hakikat Manusia dan Potensi Pengembangan Eksistensinya Read More »

Menulis sebagai Tirakat Intelektual dan Membaca sebagai Ibadah Kognitif: Transformasi Diri melalui Literasi

Penulis: Hendro Alfansyah Huluk (Mahasiswa S1 Universitas az-Zaitunah, Tunisia) Dalam khazanah pemikiran Gus Dur, kita menemukan sebuah paradigma unik tentang literasi. “Tirakat santri yang paling utama adalah membaca. Ibadah santri yang paling membekas adalah menulis.” -Gus Dur-” begitu kurang lebih pesan yang sering beliau sampaikan. Pernyataan ini bukan sekadar metafora, melainkan sebuah konsep yang memiliki

Menulis sebagai Tirakat Intelektual dan Membaca sebagai Ibadah Kognitif: Transformasi Diri melalui Literasi Read More »

Distraksi Digital : Perlukah kita “Puasa Dunia Maya?”

Penulis: Mohammad Husnul Labieb (Mahasiswa S1 Universitas az-Zaitunah, Tunisia) Teringat akan pemikiran René Descartes, filsuf Prancis yang mengatakan, “Cogito Ergo Sum”,”Akuberpikir, maka aku ada.” Baginya, berpikir adalah bukti keberadaan manusia. Jika seseorang tidakberpikir, apakah ia masih bisa dikatakan “ada”? Gagasan ini menjadi dasar rasionalisme, di mana akal (reason) dianggap sebagai alat utama untukmemahami dunia. Pada

Distraksi Digital : Perlukah kita “Puasa Dunia Maya?” Read More »

Mempromosikan Tritradisi sebagai Identitas Zaituny

Penulis: Muhammad Hadi Salim (Mahasiswa S1 Universitas az-Zaitunah, Tunisia) Tritradisi mungkin terdengar kurang familiar bagi sebagian besar mahasiswa PPI Tunisia. Padahal, konsep ini merupakan norma dasar (ground norm) sekaligus elan vital yang menjadi titik tolak (benchmark) bagi sebuah organisasi kemahasiswaan di tingkat internasional. Tritradisi adalah konsep yang menggabungkan secara sinergis tiga prinsip utama: diskusi, jurnalistik,

Mempromosikan Tritradisi sebagai Identitas Zaituny Read More »

Nuzulul Quran di Era Modern: Reformis Membaca Ulang Wahyu dengan Kacamata Kritis

Penulis: Hendro Alfansyah Huluk (Mahasiswa S1 Universitas az-Zaitunah, Tunisia) Al-Quran, sebagai kitab suci umat Islam, tidak hanya dipandang sebagai teks religius yang sakral, tetapi juga sebagai sumber inspirasi dan pedoman hidup yang dinamis. Turunnya Al-Quran (Nuzulul Quran) pada malam Lailatul Qadar menjadi momen bersejarah yang mengubah peradaban manusia. Namun, di era modern ini, di tengah

Nuzulul Quran di Era Modern: Reformis Membaca Ulang Wahyu dengan Kacamata Kritis Read More »

E.B. Tylor dan J.G. Frazer: Mengungkap Rahasia di Balik Kepercayaan Manusia

Penulis: Muhammad Fahad Azizi (Mahasiswa S1 Universitas az-Zaitunah, Tunisa, Tunisia) Kepercayaan dan agama telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia sejak zaman dahulu. Namun, bagaimana sebenarnya keyakinan-keyakinan ini terbentuk? Apakah mereka muncul dari rasionalitas atau dari kesalahpahaman yang diwariskan? Pertanyaan-pertanyaan ini telah menjadi fokus perdebatan yang panjang, terutama ketika dua pemikir besar, E.B. Tylor

E.B. Tylor dan J.G. Frazer: Mengungkap Rahasia di Balik Kepercayaan Manusia Read More »

Dilema Kebangkitan Wakaf di Tunisia: Perdebatan antara Sekulerisme dan Islamisme

Penulis: Muhammad Dzaki Dhiya Ulhaq (Mahasiswa S2 Jurusan Ekonomi Islam, Fakultas Ushuludin, Universitas az-Zaitunah, Tunisia) Tunisia merupakan salah satu negara mayoritas Muslim yang unik dalam pandangan sistem hukum kenegaraannya yang sangat progresif. Negara ini dikenal dengan reformasi hukum yang berani, terutama dalam hal kesetaraan gender dan modernisasi sistem keagamaan. Salah satu undang-undang yang paling progresif

Dilema Kebangkitan Wakaf di Tunisia: Perdebatan antara Sekulerisme dan Islamisme Read More »

Pengetahuan sebagai Komoditas: Ketika Masyarakat Hanya Jadi Bahan Tambang

Penulis: Hakiki Delviano (Masasiswa S1 Universitas az-Zaitunah, Tunis) Ada satu hal menarik dari orang-orang pintar: mereka sering kali seperti cermin yang memantulkan cahaya, tapi cahaya itu bukan untuk menerangi jalan orang lain, melainkan untuk mempertegas bayangan diri mereka sendiri. Mereka berbicara tentang masyarakat dengan begitu fasih, penuh jargon, data, dan teori. Tapi di balik itu,

Pengetahuan sebagai Komoditas: Ketika Masyarakat Hanya Jadi Bahan Tambang Read More »